Healthy Life, Good Life

January 15, 2008

Makanan Pemicu Alergi

Filed under: Health — by myhealthylife @ 6:51 pm

Seringkali anak-anak kita yang masih balita sakit batuk dan pilek yang sepertinya tak ada hentinya. baru habis minum obat, beberapa hari kemudian sudah harus kita bawa lagi ke dokter. Pilek lagi. Batuk lagi.

Ada banyak penelitian baru di bidang kedokteran yang telah dilakukan, terutama di negara-negara Barat, yang menemukan bahwa batuk dan pilek tersebut ternyata merupakan reaksi alergi yang timbul pada anak-anak (tapi juga pada orang dewasa). Reaksi alergi tersebut dipicu oleh beberapa jenis makanan. Dengan mengurangi atau bahkan kalau bisa menghilangkan jenis makanan tersebut dari daftar makanan kita sehari-hari, Insya Allah pilek dan batuk itu akan langsung lenyap tak berbekas.

Di bawah ini adalah beberapa makanan pemicu alergi tersebut.

Allergy-Provoking Nutrients
Makanan Pemicu Alergi

By Rick Ansorge, Eric Metcalf and the Editors of Prevention Health Books

Just as some things in your diet can help to alleviate your allergy or asthma symptoms, others might be linked to worsened symptoms. Try to decrease your consumption of the following foods that can promote inflammation.
Sama halnya beberapa zat di dalam makanan Anda dapat membantu menghilangkan gejala alergi atau Asma, zat-zat lain dikaitkan dengan memburuknya gejala alergi atau asma. Cobalah mengurangi konsumsi makanan-makanan di bawah ini yang merupakan makanan pemicu inflamasi/peradangan.

1. Milk and Cheese / Susu dan Keju

Milk protein is a common irritant of the immune system.
Protein susu lebih sering menjadi zat yang mengganggu sistem kekebalan tubuh.

2. Omega-6 Fatty Acids / Asam Lemak Omega-6

Although you need some of these acids for good health, they can intensify inflammation and other immune responses. Foods that are high in omega-6s include cottonseed, corn, and sunflower oils and processed foods such as mayonnaise and salad dressings.
Meskipun kita membutuhkan asam ini dalam jumlah kecil untuk kesehatan, namun asam lemak Omega-6 dapat memperburuk inflamasi dan respon-respon kekebalan tubuh lainnya. Makanan yang tinggi kandungan asam omega-6 a.l. cottonseed, jagung, dan minyak biji matahari serta makanan-makanan yang diproses seperti mayonnaise dan salad dressings lainnya.

3. Animal Protein / Protein Hewan

It should account for no more than 10 percent of your daily caloric intake. Observe the recommended daily allowance of no more than 50 g.
Jumlah protein hewan yang dikonsumsi tidak boleh lebih dari 10% jumlah asupan kalori Anda dalam sehari. Perhatikan rekomendasi yang menyebutkan bahwa konsumsi protein hewan sebaiknya tidak lebih dari 50 gram.

4. Saturated Fats / Lemak Jenuh

Whether they come from plant or animal sources, they trigger the release of inflammatory chemicals.
Baik yang berasal dari sumber nabati maupun hewani (margarin, misalnya), lemak jenuh memicu dilepaskannya zat-zat kimia penyebab inflamasi.

5. Trans Fats / Lemak Trans

Rates of asthma and allergies in teens are highest in countries where people eat the most trans fats. Avoid products that contain partially hydrogenated oil.
Tingkat prevalensi asma dan alergi pada remaja paling tinggi terdapat di negara-negara dimana orang-orangnya banyak mengkonsumsi lemak trans. Hindari produk-produk makanan yang digoreng (mengandung minyak yang dihidrogenasi sebagian/minyak goreng pada umumnya).

Sumber : URL:
http://health.msn.com/centers/allergies/slideshow.aspx?cp-documentid=100163363&imageindex=7

1 Comment »

  1. trimakash untk infonya..

    Comment by intan — December 3, 2009 @ 7:49 pm |Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: